Sunday, February 24, 2013

Penemu Pintu Kucing : Sir Isaac Newton


Sir Isaac Newton (1642-1727) bukanlah nama yang asing lagi dalam sejarah perkembangan ilmu fisika. Dan ternyata ilmuwan yang terkenal karena hukum Newton-nya tersebut juga disebut-sebut sebagai penemu pintu kucing atau "catflap".

Bagi anda yang masih merasa asing dengan istilah "catflap", berikut akan saya jelaskan. Catflap adalah pintu kecil yang digunakan untuk keluar masuk kucing. Biasanya terdapat di bagian bawah pintu rumah, di dinding pagar ataupun tembok rumah.

Sir Isaac Newton disebut-sebut sebagai penemu catflap atau pintu kucing ini berdasarkan artikel yang diterbitkan pada sekitar tahun 1893 yang bunyinya kurang lebih sebagai berikut :
"Newton itu bodoh, membuat lubang besar untuk kucing yang besar dan membuat lubang kecil lainnya untuk anakan kucing. Apa dia tidak berpikir kalau anak-anak kucing tersebut pasti akan mengikuti induknya melalui lubang yang besar."
Kisah ini sebenarnya masih belum diketahui pasti kebenarannya. Terlebih lagi 2 orang yang menulis biografi tentang Sir Isaac Newton mengatakan kalau Newton tidak memelihara kucing ataupun anjing di ruangnya.

Namun bisa juga hal ini benar mengingat 60 tahun sebelumnya,
yaitu tahun 1827, tersebar juga berita yang sejenis yang mengatakan kalau di pintu rumah Newton terdapat dua buah lubang berukuran besar dan kecil yang digunakan untuk keluar-masuk induk kucing dan anak-anaknya.

Terlepas dari benar atau tidak cerita tersebut, yang pasti saat ini catflap menjadi begitu populer. Bahkan di Inggris kabarnya 74% rumah yang memelihara kucing memiliki pintu khusus kucing ini. Dan seiring berkembangnya jaman, bentuk dan teknologi yang digunakan untuk membuat catflap ini pun semakin beragam. Ada yang masih mekanik, ada yang elektrik, dan bahkan ada juga yang menggunakan sistem magnetik yang membuat hanya beberapa ekor kucing saja yang dapat mengakses pintu tersebut.


_____sincerely_____

Saturday, February 23, 2013

Kucing Terbesar di Dunia

Rekor kucing terbesar di dunia

Rupert, nama seekor kucing Maine Coon, disebut-sebut sebagai kucing terbesar di dunia saat ini dengan ukuran tubuh yang mencapai 3 kali ukuran tubuh kucing normal. Kucing ini dimiliki oleh Kyra Foster, seorang warga Amerika, dan memenangkan kontes kucing terbesar di daerahnya.
"Ia adalah kucing mega raksasa." ungkap Lesley Morgan Blythe, juri kompetisi tersebut dikutip dari merdeka.com. "Ia merupakan jenis Maine Coon terbesar yang pernah saya lihat. Kemungkinan hanya ada dua yang bisa seperti ini."
Rekor kucing terbesar di dunia sebelumnya dipegang oleh Meow, seekor kucing asal New Mexico, Amerika Serikat yang memiliki berat 18 kg atau sebesar 4 kali ukuran tubuh kucing normal. Namun kucing ini dikabarkan mati pada bulan Mei lalu diusia 2 tahun di penangkaran hewan, Santa Fe Animal Shelter & Humane Society.

Meow, kucing terberat di dunia

Kucing tebesar di dunia ini mati akibat obesitas yang dideritanya yang mnyebabkan gangguan pernapasan yang menjadi sebab utama kematiannya. Meow sempat sempat tampil di acara “Today” di BBC, dan "Anderson Cooper 360" di CNBC dan berhasil mencuri perhatian para pecinta kucing di Amerika.

Sebelum Meow menyandang gelar kucing terbesar di dunia, sebelumnya sudah pernah tercatat
seekor kucing yang sampai saat ini masih menjadi kucing terbesar di dunia dan belum terpecahkan. Kucing tersebut bernama Himmy dari Australia yang memiliki berat mencapai 21,3 kg.

Namun jika yang dimaksud kucing dalam kategori ini adalah seluruh keluarga kucing, maka yang terbesar tentulah Singa atau Harimau. Dan sebagai penyandang perseorangan dari rekor kucing terbesar di dunia saat ini yang tercatat oleh Guiness World Record adalah seekor Liger (persilangan Lion 'Singa' dengan Tiger 'Harimau') yang bernama Hercules tentulah yang menajdi yang terbesar dengan berat badan mencapai setengah Ton dan tinggi saat berdiri mencapai 3 meter.

Hercules tercatat sebagai pemegang rekor kucing terbesar di dunia oleh Guiness World Record sejak 2007 lalu, dan sampai saat ini belum ada lagi kucing yang bisa memecahkan rekornya tersebut.

Hercules, kucing terbesar di dunia menurut Guiness World Record


_____sincerely_____

Mitos Kucing Hitam

mitos tentang kucing hitam

Sejak zaman Mesir kuno dulu, kucing memang erat kaitannya dengan berbagai mitos. Terutama kucing yang berbulu hitam total. Ada yang mengaitkannya dengan dewa, tetapi ada juga yang mengaitkannya dengan penyihir, dan setan. Nah, berikut ini ada beberapa mitos tentang kucing hitam dari berbagai negara.
  • Di Jerman, ada yang percaya kalau ada kucing hitam yang melompat ke atas ranjang orang yang sedang sakit, maka ajal orang tersebut sudah tidak akan lama lagi.
  • Di Normandia, ada kepercayaan jika kita melihat atau berpapasan dengan kucing hitam yang menyeberang jalan saat bulan purnama, mereka percaya bahwa kita akan terserang suatu penyakit baru (epidemik).
  • Orang Finlandia percaya jika yang membawa jiwa kita ke alam akhirat adalah seekor kucing hitam.
  • Orang China percaya jika kehadiran kucing hitam adalah pertanda bahwa kita akan jatuh miskin atau akan terserang suatu penyakit.
  • Orang India lebih ekstrim lagi. Mereka percaya dengan melempar kucing hitam ke api mereka dapat membebaskan jiwa yang bereinkarnasi.
  • Penduduk Bengali percaya bahwa ada salah seorang wanita yang mampu mengubah jiwa manusia menjadi seekor kucing hitam. Dan jika kucing hitam tersebut disakiti, maka rasa sakitnya juga akan dirasakan oleh wanita tersebut juga.
  • Kepercayaan orang Druids pada masa Inggris kuno adalah kucing hitam merupakan jelmaan dari orang yang dihukum karena pada masa lalu berbuat kejahatan.
Nah loh!!! kalau di Indonesia kucing hitam itu di-'fitnah' sebagai pertanda apa ya???


_____sincerely_____

Pulau Kucing di Jepang


"Kalau dilihat desa ini seolah begitu damai. Tapi kalau misalnya ada kebakaran, tidak ada yang bisa menolong kami. Saya berharap banyak anak muda pindah ke sini. Di Tashiro banyak warga yang mau mengajari mereka cara menangkap ikan," ungkap Yutaka Hama, 49, sebagai pimpinan badan promosi wisata Tashiro. Apa yang diungkap Yutaka Hama bentuk dari keresahan dari seluruh warga yang hanya 100 warga, dengan rata-rata usia di atas 70 tahun. Untuk menarik minat dan sebagai magnet dalam kampanye pada wisatawan hingga akhirnya menambah jumlah penghuni Desa Tashiro menfaatkan keberadaan kucing yang banyak berkeliaran.


Yutaka Hama  mengaku baru beberapa tahun pindah ke Tashiro karena tertarik dengan adanya
kucing di desa itu. Kini ia bersama Aiko, istrinya, mencari nafkah sebagai pengelola penginapan dan nelayan. Aiko, sejauh ini merupakan perempuan termuda di Desa Tashiro, usia 37 tahun. Selain Aiko, kebanyakan perempuan Tashiro sudah berusia di atas 60 tahun.

Tashiro tidak dihuni seekor anjing pun. Selain itu, pemandangan yang biasa terlihat di kota-kota modern di Jepang juga absen. Sebut saja misalnya toko serba ada, lampu lalulintas sampai anak-anak. Populasi manusia di situ telah menurun sepuluh kali lipat sejak 1960, karena banyak warga pindah ke kota lain.

Kapal feri penghubung ke pulau ini biasanya hanya mengangkut 10-20 penumpang per hari setelah musim panas. Namun sejak September lalu, jumlah itu meningkat dua kali lipat di hari biasa dan lebih dari tiga kali lipat pada akhir pekan. "Kami lihat makin banyak yang datang membawa kamera dan makanan, bukannya alat pancing," ujar seorang pegawai kapal feri Ajishima. Ditambahkannya, para turis tetap datang meski sudah dekat musim dingin.

Ternyata ini dampak dari tayangan sebuah stasiun televisi membuat acara tentang Jack the Lop Ear, seekor kucing jantan belang hitam-putih. Sehingga Desa Tashiro dijuluki "Pulau Kucing". Sekarang Jack adalah atraksi utama di kotanya. Gerak-geriknya yang lamban dibanding kucing lain malah membuat popularitasnya meroket.

"Saya begitu senang bisa melihat Jack. Setelah pensiun, saya mau tinggal di sini saja," tutur Shiho Amano, 18, yang menyukai kucing. Amano khusus datang dari Nagoya ke Tashiro untuk menyaksikan pameran foto yang digelar badan promosi wisata. Telepon genggamnya sudah penuh oleh foto-foto kucing terkenal itu.

Jack bukan kucing pertama yang menjadi idola nasional di Jepang. Bukan juga yang pertama mampu membawa keberuntungan untuk sebuah wilayah. Tahun lalu seekor kucing bernama Tama diangkat sebagai "pimpinan" stasiun kereta api Kinokawa di prefektur Wakayama.Sebuah topi kepala stasiun pun diberikan kepadanya. Kehadiran Tama menggiring turis ikut datang ke kota kecil tersebut.
_____sincerely_____

Kucing Peaknose

gambar kucing peaknose

Kucing peaknose sebenarnya merupakan sebutan untuk jenis kucing Persia dengan hidung yang peseknya ekstrim. Entah darimana asalnya di Indonesia bisa muncul kata "Peaknose" ini, karena sebenarnya menurut standar penamaan kucing persia itu, berdasarkan bentuk wajahnya kucing persia terbagi menjadi Peke-face Persian dan Doll Face Persian.

Doll face Persian itu yang memiliki wajah normal dengan hidung yang masih agak mancung. Sedangkan peke-face persian itu yang memiliki bentuk wajah flat dengan bentuk hidung yang sangat pesek sekali dengan kerutan di atas hidungnya.

Awalnya saya sendiri juga bingung kucing peaknose itu kucing apa sebenarnya. Namun setelah saya berusaha meneliti lebih jauh, sepertinya yang dimaksud kucing peaknose adalah kucingpeke-face persian, karena hidungnya sama-sama pesek banget. Kucing Persia sendiri sudah dikembangkan menjadi berbagai jenis kucing ras baru. 

Persia peke-face sendiri merupakan varian dari kucing Persia yang pertama muncul
dan dikembangkan di Amerika Serikat. Bentuk wajahnya sangat berbeda dengan kucing Persia yang reguler. Bentuk wajah kucing ini unik dengan kerutan di atas hidung yang nyaris membuatnya terlihat tidak punya hidung, dan mata yang melotot seperti alien.

Mungkin penampilannya memang lucu dan menggemaskan. Lebih menggemaskan malahan jika dibandingkan dengan kucing Persia biasa. Namun perlu anda ketahui juga bahwa "kucing peaknose" ini rentan terkena gangguan kesehatan.

Layaknya kebanyakan kucing Persia, kucing ini rawan terkena gangguan pada sinus dan saluran air mata, sehingga mereka akan sering "menangis". Bahayanya berlipat karena hidungnya yang sangat pesek dapat tertutup air mata tersebut dan pernafasannya terganggu. Dengan kelainan tersebut, resiko kematian pada anak kucing peaknose cenderung lebih tinggi.

Yang paling mudah yang bisa anda lakukan untuk mengurangi resiko ini adalah dengan sering-sering membersihkan air mata si kucing dengan menggunakan tisu agar jangan sampai mengering menutupi saluran pernafasan si kucing peaknose ini..


_____sincerely_____

Alasan Induk Kucing Berhenti Menyusui Anaknya

Mengapa induk kucing tidak menyusui anaknya?

Induk kucing berhenti menyusui anak-anaknya selain karena sudah masanya disapih, ada juga beberapa alasan lain. Padahal anak kucing setidaknya membutuhkan 10 kali menyusu kepada induknya dalam sehari. Nah, dalam hal inilah, manusia seharusnya berperan penting dalam merawat si anak kucing. Dan berikut ini beberapa faktor yang mungkin menjadi sebab mengapa induk kucing berhenti menyusui anaknya.

Induk kucing sakitMastitis merupakan sejenis infeksi yang dapat menghentikan produksi susu si induk kucing sehingga si induk tak lagi mampu menyusui anak-anaknya. Bisa juga bekas luka caesar yang dilakukan saat si induk kucing melahirkan belum pulih, sehingga aliran susunya terhambat.

Anak kucing sakit. Selain faktor kesehatan yang dialami oleh sang induk, kasus anak kucing yang tidak menyusu lagi bisa terjadi karena si anak kucing terinfeksi viral atau bakteri yang membuat insting menyusunya tidak normal.

Masalah penglihatan si anak kucing
. Seperti yang kita tahu, anak kucing yang baru lahir matanya masih tertutup. Mereka dapat menemukan lokasi puting induknya dengan cara mengendus dan meraba. So, jika hidung si anak kucing ada masalah (tertutup kotoran, misalnya) maka dia tidak akan mampu menemukan puting susu induknya.

Anaknya terlalu banyak. Induk kucing yang melahirkan anak yang terlalu banyak, maka anak kucing yang berbadan paling besar dan paling kuat akan memonopoli susu induknya. Anak kucing yang badannya lemah tidak akan mendapatkan bagian, dan akhirnya mati kelaparan. 

Adanya masalah genetik pada anaknya. Kasus ini sering terjadi pada kucing-kucing jalanan, ketika si induk merasa anaknya mengalami kelainan genetik atau masalah kesehatan yang cukup parah dan harapan hidupnya sangat kecil, maka si induk kucing tidak akan menyusui anaknya tersebut, dan membiarkannya mati kelaparan. Atau bisa juga terjadi karena si induk kucing melahirkan pada saat musim dingin, sehingga harapan hidup anaknya sangat kecil, maka induknya akan membiarkan anaknya tersebut mati kelaparan.

Sumber

_____sincerely_____

Alasan Induk Kucing Membunuh Anaknya

Mengapa induk kucing membunuh anaknya sendiri

Induk kucing membunuh anaknya sendiri adalah kejadian yang sangat langka sekali, karena pada dasarnya insting induk kucing adalah melindungi anaknya. Namun pada beberapa kasus hal ini tetap bisa saja terjadi. Ada beberapa alasan mengapa induk kucing sampai tega membunuh anaknya. Berikut ini adalah beberapa alasan yang berhasil kami temukan :

Beberapa kucing mungkin hamil terlalu dini ketika naluri keibuannya belum matang sepenuhnya. Dalam kasus ini induk kucing membunuh anaknya karena kebingungan, karena suara si anak kucing justru membangkitkan naluri berburunya. Kemungkinan lainnya adalah karena faktor kebiasaan dan keturunan. Dalam artian, anak kucing tersebut mewarisi gen dari induknya, dimana dalam keluarga tersebut jika anak kucing berhasil melarikan diri dari induknya, di masa depan anak kucing tersebut akan kembali dan justru membunuh induknya. Dalam kasus ini, motif membunuh terjadi karena "adat istiadat" mereka, yaitu membunuh atau dibunuh.

Si induk kucing mungkin memiliki naluri yang sangat kuat untuk menebak apakah anak kucingnya tersebut memiliki tubuh yang dapat bertahan hingga tumbuh dewasa atau tidak. Jika menurutnya, si anak kucing memiliki tubuh yang lemah dan kemungkinan bertahan hidupnya sangat kecil, maka dia akan membunuhnya karena tidak ingin buang-buang air susu untuk anakan yang tidak punya harapan hidup. Bahkan terkadang ada yang memakan anaknya sendiri untuk memulihkan tenaganya dan berharap kelak dapat melahirkan anak dengan kondisi yang lebih sehat.

Terkadang anak kucing mati sendiri setelah beberapa menit dilahirkan. Dalam kasus ini
si induk kucing mungkin akan memakan bangkai anaknya tersebut dengan alasan agar tidak memancing datangnya predator yang mungkin mengancam anaknya yang lain. Atau bisa juga demi mensterilkan tempat tinggalnya, agar bangkai anak kucingnya yang mati tersebut tidak menularkan penyakit kepada anak-anaknya yang lain.

Seperti yang kita tahu, induk kucing yang baru melahirkan biasanya akan berpindah-pindah tempat tinggal untuk menjauhkan anak-anaknya dari predator. Namun jika dia sudah berpindah beberapa kali dan berpikir tidak ada lagi tempat yang aman untuk mereka, mungkin si induk kucing akan membunuh anaknya karena dia tahu kesempatan mereka untuk bertahan hidup sangat mustahil. Atau yang lebih sering terjadi adalah si anak kucing tanpa sengaja terbunuh saat si induk kucing membawanya pindah rumah. 

Beberapa induk kucing merasa stress karena malahirkan pada musim yang salah. Sehingga induk kucing membunuh anaknya dan berharap dapat melahirkan lagi pada musim yang benar. Hal ini sering terjadi pada kucing-kucing jalanan yang tinggal di negara-negara yang mengalami musim dingin. Anak kucing yang lahir di musim dingin memiliki harapan hidup yang sangat kecil, sehingga induknya berpikir akan lebih baik untuk membunuhnya saja.

Alasan lainnya adalah, pada saat anak kucing baru saja lahir, anakan tersebut sudah disentuh oleh orang asing. Sehingga si induk tak lagi mengenali bau anaknya tersebut yang sudah tercampur dengan bau orang asing yang menyentuhnya. Oleh karena itu sering terjadi si anak kucing mati terinjak atau tidak terawat karena induk mereka mengira dia bukan anaknya.  

Demikianlah alasan-alasan yang paling sering terjadi sebagai penyebab induk kucing membunuh anaknya. Namun kejadiaan tersebut tergolong sangat langka sekali. Terutama pada kucing-kucing peliharaan. Kucing-kucing peliharaan cenderung yakin kalau orang-orang yang berada di rumah adalah orang-orang baik yang akan membantunya merawat anak-anaknya.


_____sincerely_____