Showing posts with label tips merawat kucing. Show all posts
Showing posts with label tips merawat kucing. Show all posts

Sunday, February 24, 2013

7 Tips Merawat Kucing Maine Coon

Tips Merawat Kucing Maine Coon

Merawat kucing Maine Coon memerlukan turun tangan langsung dari sang pemilik. Tidak boleh hanya diserahkan kepada pembantu atau tenaga sewaan sementara sang pemilik cuma mau asyik-asyikkan main dengan si kucing saat penanganan si kucing sudah beres semua. Pemilik dan kucing maine coon mereka harus punya kedekatan dan saling perhatian itu kuncinya. (Sebenarnya berlaku pada kucing jenis lain juga sih).

Kucing Maine Coon mungkin bukanlah jenis kucing dengan tipe yang senang dimanja, tetapi rasa penasaran kucing jenis ini tergolong sangat besar. Sehingga mereka tetap akan terus mengawasi apapun yang anda kerjakan. Dan berikut ada beberapa saran bagi anda dalam merawat kucing Maine Coon :

Perawatan Bulu Kucing maine Coon (Grooming)
Kucing ini merupakan ras kucing berbulu semi-longhair. So, meskipun mereka tergolong memiliki kemampuan yang cukup baik dalam menjaga kebersihan diri mereka sendiri, anda masih harus tetap sering membantu menyisirkan rambutnya. Hal ini berguna untuk membuat bulu kucing tidak kusut, mencegah gumpalan bulu, dan membuang bulu yang rontok. Sisir yang dianjurkan untukmenyisir bulu kucing maine coon ini adalah sisir yang terbuat dari bahan metal.

Memandikan Kucing Maine Coon
Kucing jenis ini tidak terlalu menyukai air. Sehingga mereka tidak senang jika sering-sering dimandikan. So, mandikan mereka hanya ketika bulu mereka benar-benar sudah terlihat kotor, bukan rutinitas 2 minggu sekali seperti kucing berbulu panjang kebanyakan.

Memberi makan dan minum Kucing Maine Coon
Pastikan mangkuk makanan dan minuman si kucing selalu ada isinya. Sebaiknya memberinya cat food yang kering sebagai makanan utama. Dan memberi wet food sebagai selingan saja. Makanan dan minuman minimal harus diganti setiap hari. So, berikan takaran yang pasti akan habis dimakan si kucing dalam satu hari atau anda bisa memberinya sedikit-sedikit tetapi selalu ditambah ketika melihat mangkuk makanan hampir habis.
Minumnya cukup beri air putih mateng. Tempat air minum biasanya rentan terdapat bulu yang rontok dan paling cepat kotor. So, pastikan keadaan tempat minuman selalu bersih.

Kotak Pasir bagi kucing Maine Coon
Karena kucing Maine Coon adalah kucing yang lumayan besar, pastikan anda membeli kotak pasir yang berukuran paling besar. Untuk pasirnya, belikan pasir yang tidak menggumpal. Dan letakkan kotak pasir tersebut di pojokan yang tenang dan sepi karena kucing merupakan jenis hewan yang senang dengan "WC pribadi".

Menyikat gigi Kucing Maine Coon
Mungkin ini merupakan pekerjaan yang paling merepotkan. Yeah, kalau anda tidak menyikat gigi si kucing setiap hari, paling tidak periksakan gigi si kucing setiap kali anda datang ke dokter hewan. Sebaiknya sih, anda menyikat gigi si kucing setiap hari. Anda bisa mencari perlengkapan menyikat gigi kucing ini di petshop langganan.

Merawat cakar kucing Maine Coon
Anda perlu memotong cakar pada kaki-kaki si kucing agar tidak merusak perabotan. Namun anda tidak harus memotongnya setiap hari. Hanya saat cakar sudah terlihat cukup panjang saja.

Lain-lain
Karena kucing ini memiliki rasa penasaran yang sangat besar, pastikan pintu mesin cuci, oven, kulkas, colokan listrik yang dibawah, dan tempat-tempat yang berpotensi membahayakan si kucing diamankan.
Anda juga bisa membelikannya mainan kucing, papan garukan, atau memberinya mainan kardus agar dia sibuk bermain. Dan yang pasti adalah, anda harus tetap mau turun tangan dalam perawatan dan perhatian si kucing. Jangan semuanya diserahkan kepada pembantu kalau anda tidak ingin si kucing jadi milik pembantu anda. ^_^


_____sincerely_____

Thursday, February 21, 2013

Sabar dalam Menghadapi Kucing

Hmm... mungkin sudah banyak orang tahu bahwa apapun pekerjaan yang kita lakukan. Ada satu hal penting yang harus kita punya yaitu kesabaran, Sehebat apapun anda itu tidak ada gunakanya jika anda tidak sabar.

begitu juga halnya dengan cara merawat kucing. Sedetail apapun anda mengetahui tentang kucing. Itu tidak ada artinya jika anda tidak pernah memiliki kesabaran.

Dari beberapa sifat kucing tentu ada yang bikin kita senang maupun bikin kita marah. Kucing adalah makhluk hidup seperti kita. Maka daripada itu dia butuh kasih sayang. Nah bagaimana kriteria yang bagus dalam menyangi kucing dengan sabar.
  • jangan marah jika kucing buang air besar sembaranagan. Sediakan tempat yang ada pasirnya. biasakan kucing anda untuk buang disana
  • Jangan marah jika cakar kucing anda ada di mana-mana. Itu hal biasa untuk menunjukkan daerah kekuasaannya.
  • Sediakan tempat makan dan minum yang tempatnya selalu sama. jadi si kucing tau tempat di mana dia akan makan.Bahkan kalau perlu pastikan waktu makan dan minum selalu sama setiap hari.
  • Selalu rawat bulu-bulunya
  • Jangan lupa untuk memomtong kukunya. yag 2 minggu sekali
  • Dan jangan lupa selalau belajar. karena perkembangan ilmu pengetahuan itu begitu pesat
Dan ingat jika anda tidak punya kesabaran jangan harap anda bisa melakukan hal-hal diatas. padahal hal-hal semacam itulah yang paling penting yang akan membuat si kucing happy dengan anda.



Kesabaran dan kesabaran. Jangan lupa yang bersabar membaca blog ini. he he he he
Oh ya masih ingat bahwa kucing itu penyuka daging, penyuka makanan enak-enak. Jangan lupa anda juga harus sabar merogoh kocek anda untuk membelikan makanan.
Semoga anda selalu sabar dalam merawat kucing. Salam catlover


_____sincerely_____

Standar Tempat Tinggal Kucing

Ada beberapa standart tempat merawat kucing yakni kandang yang harus di penuhi. Apapun jenis kucing nya harus mematuhi aturan-aturan ini. Bukannya ingin mengkengkang anda, tapi demi kebaikan si kucing itu sendiri.

Jadi ini yang harus ada pada kandang kucing.
  1. Harus ada tempat tidur yang nyaman
  2. Juga anda wajib menyediakan tempat makanan
  3. Ada tempat pasirnya
  4. Ha kucing lainnya adalah kucing harus mempunyai tempat minum dengan air yang bersih tentunya
  5. Kandang harus dibuat cukup supaya kucing dapat bergerak di dalam kandang.
  6. Suhu didalam kandang harus diantara 10 C sampai 35 C. Jangan diluar kisaran itu. Ini untuk menghindari kucing-kucing yang tidak sanggup dengan keadaan itu.
Nah enam diatas adalah sesuatu yang harus ada di dalam kandang kucing. 

Berikut beberapa tambahannya :
  1. Fasilitas ventilasi harus anda buat. Karena dengan adanya pertukaran undara kandang kucing akan terhindar dari bau dan kelembapan
  2. Jangan buat 1 kandang untuk banyak kucing. Walaupun kucing itu sebenarnya suka bersama-sama dengan kucing lain. Tapi alangkah baiknya jika satu kandang cukup satu kucing biar tidak berdesakan satu sama lain
  3. buat pencayahaan alami pada kandang kucing, ini jutaan kali lebih baik dari pencayahaan pakai lampu
Semoga artikel diatas bermanfaat.


_____sincerely_____

Monday, January 14, 2013

Tips Memilih Dokter Hewan Terbaik

Dokter Hewan adalah Penasihat, ahli medis, dan seseorang yang dapat Anda andalkan untuk keadaan darurat. Anda harus merasa nyaman mengekspresikan keprihatinan kepada orang ini dan mengajukan pertanyaan-bahkan yang paling dasar, seperti, "Bagaimana jika kucing saya tidak mau menggunakan kotak pasir (litter box)?”, atau ketika Anda memiliki pertanyaan umum tentang kesehatan hewan peliharaan. Anda tentu akan menghubungi atau datang ke dokter hewan ketika kucing Anda mengalami masalah kesehatan,

Dokter hewan juga dapat berfungsi sebagai konselor yang berharga saat, mulai memelihara dan membesarkan kucing. Dengan dokter hewan pula Anda akan berbagi beberapa peristiwa menarik seperti kelahiran anak kucing atau peristiwa menyedihkan seperti sakit atau kematian kucing kesayangan Anda.

Sebaiknya Anda mempunyai daftar beberapa Dokter Hewan, dengan alasan sebagai berikut :
  • Tidak semua dokter hewan sempurna. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan, masing-masing punya spesialisasi dan skill tersendiri
  • Kemampuan dan gaya komunikasi setiap dokter hewan berbeda. Pilihlah yang cocok dan sesuai dengan Anda
  • Tidak semua dokter hewan tersedia/bertugas setiap saat. Siapkan cadangan bila dokter hewan langganan sedang tidak bertugas, terutama untuk penyakit/kasus gawat darurat (emergency)
  • Berikut adalah beberapa petunjuk untuk menemukan dokter hewan yang terbaik bagi Anda dan kucing kesayangan Anda:
  • Tanyakan pada teman-teman penyayang kucing, peternak / breeder/ cattery tempat Anda mengadopsi kucing Anda untuk referensi.
  • Hubungi setiap dokter hewan dalam daftar Anda untuk menjadwalkan konsultasi sebelum Anda membawa pulang anak kucing baru atau kucing. 
  • Dokter hewan dapat memberikan tips berharga untuk memilih kucing dan menyediakan Anda dengan pertanyaan-pertanyaan untuk ditanyakan kepada peternak kucing atau lainnya.
  • Cari tahu berapa biaya untuk kunjungan/konsultasi/pemeriksaan kucing Anda.
  • Seberapa dekat jarak tempat praktek dokter hewan ke rumah Anda? Meskipun dokter hewan terdekat mungkin saja kurang cocok. Pertimbangan jarak akan mendorong/mempermudah  untuk pemeriksaan rutin atau dalam kondisi darurat.
  • Jam buka klinik/praktek dokter hewan. Cari tahu bagaimana menangani panggilan darurat diluar jam buka/praktek. 
  • Kenali staf yang bekerja di klinik/tempat praktek dokter hewan dan amati bagaimana mereka berinteraksi dengan Anda (klien) dan kucing Anda (pasien).
  • Cari tahu juga apakah mereka menyediakan fasilitas rawat inap atau penitipan hewan.
Setelah kunjungan, pertimbangkan pengalaman Anda dan mengisi lembar berikut  yang akan membantu Anda memutuskan apakah dokter hewan yang dikunjungi adalah orang yang tepat untuk Anda dan kucing kesayangan Anda.
  • Nama Dokter hewan/ Klinik hewan: 
  • Tanggal Konsultasi/kunjungan:
  • Apakah Anda merasa nyaman berbicara dengan dokter hewan dan staf?
  • Apakah filosofi dan gaya komunikasi  dokter hewan  sesuai dengan Anda sendiri?
  • Apakah Anda merasa nyaman bertanya apapun kepadanya, meskipun pertanyaan anda terlihat konyol?
  • Apakah mudah untuk dihubungi/didatangi dalam kasus darurat?
  • Apakah tempat praktek, klinik, tempat rawat inap cukup nyaman untuk orang dewasa dan hewan peliharaan Anda. Apakah tempat tersebut terlalu steril atau terlalu berantakan untuk Anda?
  • Apakah dokter hewan tampaknya tahu tentang kemajuan/informasi medis terbaru?
  • Apakah ada bahan edukasi (brosur) bagi Anda untuk dibawa pulang?
Tugas dokter hewan adalah memberikan tindakan medis dan diagnosa terbaik  bagi pasien (kucing kesayangan Anda) dan memberikan informasi yang lengkap mengenai kucing, penyakit dan perawatan kepada pemilik (Client Education). Agar bisa melakukan dua hal di atas, dokter hewan perlu terus belajar, update terhadap informasi medis terbaru (continuing education).
Semoga artikel ini bisa membantu Anda dalam menemukan satu atau beberapa dokter hewan terbaik bagi Anda dan kucing kesayangan Anda. (Drh. Neno WS)

_____sincerely_____

Thursday, January 10, 2013

Jadwal Vaksinasi Kucing

Umur 8-10 minggu
  • Pemeriksaan umum
  • Pemberian Obat cacing
  • Vaksinasi  Tricat (Feline Panleucopenia, Rhinotracheitis,Calici) atau Tetracat (Tricat + Chlamydia)
Umur 12-14 minggu
  •  Pemeriksaan umum
  •  Vaksinasi  Ulangan (booster) Tricat (Feline Panleucopenia, Rhinotracheitis,Calici) Atau Tetracat (Tricat + Chlamydia)
Umur 20 minggu
  •  Pemeriksaan umum
  •  Vaksinasi Rabies. Setelah ini vaksinasi untuk booster diulang sekaligus (rabies + tricat/tetracat) setiap tahun 
Khusus Untuk kucing umur lebih dari 6 bulan yang belum pernah di vaksin sekalipun

  • Pemeriksaan umum
  • Pemberian obat cacing
  • Vaksinasi  Tricat (Feline Panleucopenia, Rhinotracheitis,Calici) Atau Tetracat (Tricat + Chlamydia)
  • Vaksinasi Rabies

Selanjutnya vaksinasi dianjurkan diulang sekali setiap tahunnya untuk menjaga kandungan/titer antibodi dan kekebalan tetap tinggi.  


_____sincerely_____

Tips Membersihkan Kandang Kucing



Konsekuensi dari memelihara kucing adalah harus membersihkan kandang dan bersahabat dengan bau, tetapi sampai seberapa kita menjaga kebersihan kandang tempat si kucing bersarang mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap kesehatannya.

Tidak bisa dihindari bahwa aktivitas membersihkan kandang ini harus menjadi kegiatan rutin kita sebagai majikan alias orang tua asuh si kucing. Yah... setidaknya kita tidak malu jika ada tamu baik tetangga saudara atau teman yang berkunjung ke rumah kita, yang secara tidak sengaja melihat kandang tempat bersarang si kucing. Dan kita sebagai majikannya tidak akan dicap sebagai majikan yang jorok.

Kali ini saya akan bercerita sedikit tentang tips membersihkan kandang :

  1. Bersihkan kandang kucing setiap hari, minimal sehari sekali.
  2. Semprot seluruh bagian kandang dengan air.
  3. Berikan cairan desinfektan pada setiap sisi kandang, dan sikat hingga bersih.
  4. Bilas dengan air kemudian keringkan.
  5. Jika melihat kucing anda membuang kotoran lekas segera bersihkan, karena kotoran yang terlalu lama mengendap dan bau akan mengurangi mood mereka untuk makan maupun beraktivitas.
  6. Pasir hendaknya setiap hari selalu diganti, minimal sehari sekali, karena kotoran kucing yang terlalu lama mengendap memicu timbulnya virus seperti toxoplasma dan menyerang pada kucing kesayangan kita.
  7. Pasir yang terkena kotoran kucing hendaknya dibuang, namun bagi pengguna pasir Zeolit atau pasir cuci yang merasa sayang untuk dibuang hendaknya pasir itu dicuci setelah dipakai, sebagai salah satu penanggulangan dari virus yang akan muncul.
  8. Tuangkan desinfektan dan kemudian cuci bersih, serta cuci bersih kotak pasirnya dengan desinfektan agar seluruh kuman yang menempel akan mati, dan kucing kita terbebas virus. (Baca juga cara mencuci pasir kucing)
  9. Jemur pasir dan kotaknya dibawah terik matahari, hingga benar-benar kering, hal ini dilakukan agar kuman yang tersisa hidup karena kebal desinfektan mati terkena panas matahari.
  10. Semprotkan parfum pengharum ruangan agar bau ruangan kembali harum.
  11. Kandang dan pasir kucing yang bersih siap digunakan kembali, semoga kesehatan kucing kita tetap terjaga.
Sumber

_____sincerely_____

6 Langkah Mencuci Pasir dan Litterbox



Pasir di cat litter (bak pasir) setiap harinya pasti akan selalu terisi kotoran kucing. Karena memang itu yang diajarkan oleh kita agar si kucing tidak buang kotoran sembarangan. Adalah tugas kita sebagai pemilik untuk membersihkannya agar baunya tidak menyebar serta demi kesehatan si kucing serta seluruh penghuni rumah.
Jika kita mengubur kotoran tersebut bersama pasir-pasirnya, tentu kita akan mengeluarkan banyak uang untuk membeli pasir zeolit setidaknya seminggu sekali. So adakah cara menyiasatinya? Mungkin Tips mencuci pasir bekas kotoran kucing berikut ini dapat menjadi solusi.
  • Pertama-tama buang dulu kotoran yang berada di atas pasir. Setelah itu letakkan pasir di atas ayakan lalu siram dengan air hingga air yang melewati pasir dan ayakan tersebut berwarna bening.
  • Setelah itu, taruh pasir pada kotak atau nampan atau apalah yang penting tidak berlubang, kemudian beri desinfektan yang dicampur dengan sedikit air secukupnya, dan diamkan selama kurang lebih 30 menit.
  • Setelah itu, taruh lagi pasir di ayakan (atau anda bisa memodifikasi perabotan lain agar berlubang dan air dapat mengalir melalui celahnya) kemudian siram dengan air hingga air bekas siraman berwarna bening.
  • Kemudian semprot pasir zeolit tersebut dengan desinfektan yang sudah dicampur dengan sedikit air, lalu jemur di bawah terik matahari. Anda bisa menaruh plastik sebagai alas kemudian meratakannya agar pasir cepat kering merata.
  • Selain pasirnya yang dicuci, kotak pasirnya juga sebaiknya anda cuci, lalu disemprot dengan desinfektan dan jemur hingga kering.
  • Terakhir adalah, cuci tangan anda dengan sabun sampai bersih.
Sumber

_____sincerely_____